9 Komentar Cewek Saat Tahu Cowok Tersayangnya Bertato

Memilih cowok sebagai pacar tentu tidak sedikit pertimbangannya. Apalagi kalau hendak dijadikan pasangan hidup, urusannya telah bukan anda dengan cowokmu, tapi pun dengan orangtua. Nah pertimbangan berikut yang biasanya membuatmu beranggapan dua kali guna memilih dengan siapa hatimu ditambatkan.

Salah satu urusan yang tidak jarang menjadi pertimbangan ialah penampilan cowok, laksana tato. Bicara soal tato, entah kenapa cowok bertato lekat dengan stigma individu yang nakal. Inilah yang lantas menarik guna dibicarakan. Bagaimana sih kiranya tanggapan cewek bila cowoknya bertato? Apakah iya masih bakal menyukainya? Terlebih andai ia tahunya sesudah berpacaran atau menikah? Berikut 9 respon cewek saat memahami bahwa cowoknya mempunyai tato.

1. Harus tahu konsekuensinya, utamanya andai dihubungkan dengan hal karir atau pekerjaan

9 Komentar Cewek Saat Tahu Cowok Tersayangnya Bertato

9 Komentar Cewek Saat Tahu Cowok Tersayangnya Bertato

Kaget sih, sepertinya anaknya kalem-kalem saja ternyata tatoan. Tapi bagiku yang penting dapat pegang konsekuensinya. Terutama soal karier dan pekerjaan, soalnya ada sejumlah pekerjaan yang nggak boleh tatoan.

—Meily, murid ruang belajar yoga

2. Cowok tatoan tersebut kayak melukai tubuhnya sendiri. Jadi, ya pikir-pikir lagi bikin jadiin pendamping hidup

 

Kata orang: i dont wanna scratch my lamborghini. Tatoan tuh kaya ngelukain body sendiri. Aku tentu pikir-pikir lagi sih kalo inginkan jalin hubungan yang serius.

– Ayeng, peminat Arctic Monkey

3. Pacar bertato aslinya nggak masalah, hanya risikonya hubungan dapat terhalang restu orangtua

 

Asal tatonya bukan yang norak, ya nggak apa-apa. Tahu kan tato yang norak tersebut lebih identik ke hal-hal yang negatif. Tapi bila udah mencantol hubungan ke orangtuaku lain lagi. Mereka rada-rada bagaimana gitu sama orang yang tatoan, hehe….

— Arintya, blogger mager

4. Masa kemudian biarlah masa lalu. Selama orangnya telah berubah baik nggak jadi masalah

 

Gue sih nggak papa, justeru bangga punya cowok tatoan, soalnya canggih aja gitu. Karna udah selesai juga, yang urgen abis tersebut tobat.

— Haijum, miss toleran 2018

5. Kan yang dipertimbangkan bukan hanya tatonya, tapi pun masa lalu, pergaulan dan kepribadiannya

 

Pasti aku bertanya-tanya gitu; kira-kira dulu circle dia gimana? dari lingkungan baik-baik atau nggak? apakah dia termasuk tempramental? Awalnya pasti akan ada prasangka-prasangka gitu. Tapi at the end, penerimaan pun akan ada walaupun tadinya ragu

— Silvia, bumil suka ngemil

6. Cowok bertato tersebut menarik. Asal tidak boleh satu tubuh penuh, sebab pasti binggung inginkan bawa ke rumahnya

 

Justru justeru menarik. Cuma mungkin tadinya agak serem ngeliatnya. Tapi aku fobia ngenalin ke orangtua soalnya pandangan mereka pasti badung atau preman gitu. Mungkin tergantung posisi tatonya kali ya, bila tatonya setubuh nggak usah bawa ke rumah, wkwkwk….

— Radha, dancer semenjak lahir

7. Bebas bila sudah dapat mengurusi hidup sendiri. Mungkin itu teknik dia guna bersenang-senang

 

Kalau telah kerja mah keren-keren aja. Kalau belum kesannya kayak ‘heleh anak kecil’. Ya sama kayak orang badung tapi dia masih sekolah atau kuliah gitu ‘belum juga dapat cari duit udah sok’. Kalau udah kerja, bebas, its like inilah teknik kita bikin have fun.

– Rifa, perempuan karir

8. Bagusan cowok yang mulus. Diajak jalan juga nggak jadi pusat perhatian

 

Agak keberatan sih kalo tatoan lagipula kalo di bagian-bagian yang keliatan orang gitu. Kalau diangkut ke rumah tentu ditanya-tanya sama keluargaku. Terus aku pribadi pun lebih suka cowok mulus sih, jadi ya nggak sreg aja.

–Tira, lebih suka nyanyi daripada diem

9. Keren kalau sesuai di badan. Yang jelas mesti dapat merawat penampilan diri

 

Aku individu sih, sekitar tatonya pas dan sesuai di badan keren-keren aja nganggepnya, sekitar badan dia pun bersih, rapi, cool. Tapi bila item dekil sih ya aku big no, ilfeel. Intinya selama dapat merawat diri aja.

–Virli, mahasiswi pejuang skripsi

Itulah sejumlah tanggapan cewek saat memahami cowoknya bertato. Ada yang pro, ada pun yang kontra. Ada yang menimbang tanggapan orangtua, apa pula yang mempertimbangkan karir dan pekerjaannya.

Stigma buruk atau badung terlanjur melekat untuk cowok yang bertato, tetapi nggak arif kiranya bilamana kamu menjudge orang melulu dari tinta di kulitnya saja. Alangkah lebih baik bilamana kamu mengenali terlebih dahulu jati diri mereka sebelum menyimpulkan. Toh nggak semuanya yang bertato tersebut buruk kok, seluruh tergantung kepribadiannya. Sebagaimana yang dirasakan salah satu narasumber Bandar Judi Bola Terbesar Di Dunia ini yang berpacaran dengan cowok bertato.

Aku tadinya judge (nakal, negatif) banget, namun ternyata dia humble dan nggak aneh-aneh.. justeru santun gitu orangnya. Penampilannya aja yang tatoan, namun kalo bersikap cocok tempat, pas. Mulai hilang deh judge yang jelek-jeleknya. Terus sebab dia dapat menempatkan diri, jadi ya aku oke.

—Ridha, gadis berdarah sunda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *